English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, October 17, 2012

Indikator Komunikasi Matematika

Assalamu'alaikum...
Mayasa©, Setelah membahas pengertian komunikasi matematika, kali ini saya akan melanjutkan pembahasan tersebut dengan membahas indikator komunikasi matematika. Sebab untuk mengukur kemampuan komunikasi matematika yang dimiliki oleh siswa baik kemampuan komunikasi lisan maupun komunikasi tertulis kita memerlukan suatu indikator, sehingga dengan mudah kita dapat menentukan tingkat kemampuan komunikasi matematika siswa.

Komunikasi Matematis
Berikut adalah indikator kemampuan komunikasi lisan maupun tertulis.
  1. Indikator kemampuan komunikasi lisan yang dikemukakan oleh Suzana dalam Afifah (2011 : 15) adalah:
    1. Menjelaskan kesimpulan yang diperoleh.
    2. Menafsirkan solusi yang diperoleh.
    3. Memilih cara yang paling tepat dalam menyampaikan penjelasannya.
    4. Menggunakan tabel, gambar, model, dan lain-lain untuk menyampaikan penjelasan.
    5. Mengajukan suatu permasalahan atau persoalan.
    6. Menyajikan penyelesaian dari suatu permasalahan.
    7. Merespon suatu pertanyaan atau persoalan dari siswa lain dalam bentuk argumen yang meyakinkan.
    8. Menginterpretasi dan mengevaluasi ide-ide, simbol, istilah, serta informasi matematika.
    9. Mengungkapkan lambang, notasi, dan persamaan matematika secara lengkap dan benar.
  2. Indikator kemampuan komunikasi tertulis yang dikemukakan oleh Ross dalam Nurlaelah (2009: 25) adalah:
    1. Menggambarkan situasi masalah dan menyatakan solusi masalah menggunakan gambar, bagan, tabel, atau penyajian secara aljabar.
    2. Menyatakan hasil dalam bentuk tulisan.
    3. Menggunakan representasi menyeluruh untuk menyatakan konsep matematika dan solusinya.
    4. Membuat situasi matematika dengan menyediakan ide dan keterangan dalam bentuk tulisan.
    5. Menggunakan bahasa matematika dan simbol secara tepat.
Kemampuan komunikasi matematika yang dimaksud pada penelitian yang saya lakukan adalah kemampuan siswa yang diukur melalui aspek: (a) membuat situasi matematika dan menyediakan ide dan keterangan dalam bentuk tulisan, (b) menggambarkan situasi masalah dan menyatakan solusi masalah menggunakan gambar dan aljabar, (c) menginterpretasikan ide matematika dalam bentuk gambar dan aljabar, dan (d) menggunakan representasi menyeluruh untuk menyatakan konsep matematika dan solusinya.

Nah itulah sedikit uraian mengenai indikator kemampuan komunikasi matematika siswa. Dengan membandingkan indikator tersebut dengan kondisi siswa akan kita ketahui tingkat kemampuan komunikasi matematika mereka.

Wassaslamu'alaikum...

Sumber :
  • Afifah, Nurul. 2011. Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Melalui Penerapan Pendekatan Creative Problem Solving (CPS) (Suatu Penelitian Eksperimen terhadap Siswa Kelas VII SMPN 14 Bandung). Skripsi FMIPA Pendidikan Matematika UPI: Tidak Diterbitkan.
  • Nurlaelah, E. 2009. Pencapaian daya dan Kreativitas Matematik Mahasiswa Calon Guru Melalui Pembelajaran Berdasarkan Teori Apos. Disertasi Doktor Pada SPS UPI. Bandung: Tidak Diterbitkan.

2 comments:

  1. Replies
    1. Sumbernya sesuai daftar pustaka diatas mas..
      Sory lama ga update blog..

      Delete

Thank you for visiting this blog ...
Please leave at least a comment to improve the quality of this blog.
Thank you very much....