English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Saturday, March 10, 2012

Pembelajaran dan Tujuan Matematika

Assalamu'alaikum....
Mayasa©. Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya bahwa hakikat matematika saya bagi menjadi tiga sub tema yakni pengertian matematika, pembelajaran matematika dan tujuan matematika. maka kali ini saya akan menguraikan sedikit tentang pembelajaran matematika dan tujuan matematika.
1.    Pembelajaran Matematika
Menurut Syaiful Sagala ( 2006 : 61 ) pembelajaran adalah setiap kegiatan yang dirancang untuk membantu seseorang mempelajari suatu kemampuan dan atau nilai yang baru. Dapat dipahami pembelajaran adalah suatu upaya menciptakan kondisi untuk mengembangkan seluruh kemampuan dan potensi siswa agar terjadi interaksi antara guru dengan siswa serta siswa dengan siswa. Interaksi antara guru dan siswa merupakan interaksi yang saling menguntungkan. Guru membantu siswa dalam belajar matematika. Guru bertindak sebagai motivator dan fasilitator. Dalam pembelajaran guru membantu siswa berinteraksi antara siswa dengan guru serta interaksi siswa dengan siswa.

Menurut Suyitno (dalam Jatmoko, 2010:12) pembelajaran adalah upaya menciptakan iklim dan pelayanan terhadap kemampuan, potensi, minat, bakat, dan kebutuhan siswa yang beragam agar terjadi interaksi optimal antara guru dengan siswa serta antara siswa dengan siswa. Dapat dipahami pembelajaran adalah suatu upaya menciptakan kondisi untuk mengembangkan seluruh kemampuan dan potensi siswa agar terjadi interaksi antara guru dengan siswa serta siswa dengan siswa. Interaksi antara guru dan siswa merupakan interaksi yang saling menguntungkan. Guru membantu siswa dalam belajar matematika. Guru bertindak sebagai motivator dan fasilitator. Dalam pembelajaran guru membantu siswa berinteraksi antara siswa dengan guru serta interaksi siswa dengan siswa.

Menurut Dimyati dan Mudjiono ( 2006 : 297 ) pembelajaran adalah kegiatan guru secara terprogram dalam desain intruksional untuk membuat siswa belajar aktif,yang menekankan pada penyediaan sumber belajar.

Dapat dipahami pembelajaran adalah proses yang disengaja yang dilakukan guru untuk membelajarkan siswa belajar aktif pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran yang terjadi di dalam kelas lebih menitik beratkan aktivitas siswa untuk belajar aktif mencari pengetahuan baru sesuai dengan pengetahuan siswa. Siswa dibimbing mencari pangetahuan baru yang berasal dari lingkungan disekelilingnya, karena dalam pembelajaran yang aktif tugas guru adalah sebagai fasilitator dan motivator sehingga guru selain bertugas menyampaikan materi agar siswa dapat menmukan sendiri pengetahuannya, guru juga membantu ketika siswa mengalami kesulitan saat memahami materi tersebut.

Pembelajaran matematika dimaksudkan agar siswa mampu memecahkan permasalahan matematika dan siswa dapat mengembangkan kemampuan penalaran. Dalam hal ini siswa dapat menyelesaikan permasalahan matematika dengan berbagai cara tidak hanya menggunakan satu cara karena sesuai dengan cara pembelajaran yang realistik yaitu selain mengaitkan dengan dunia nyata siswa pembelajaran realistik juga menuntut siswa untuk lebih kreatif dalam menyelesaikan permasalahan matematika yaitu siswa dapat membayangkan atau mengimajinasikan pengetahuan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki siswa. Artinya dalam pembelajaran ini satu permasalahan dapat diselesaikan dengan berbagai cara asalkan jawaban siswa benar maka hasil pekerjaan siswa dapat dinyatakan benar.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika adalah suatu proses kegiatan yang dilaksanakan guru dalam mengajarkan matematika kepada siswanya dengan konsep pembelajaran secara realistis atau berhubungan dengan dunia nyata, sehingga siswa dapat menerima dan memahami materi matamatika secara maksimal. Dalam pelaksanaannya, guru menciptakan iklim dan pelayanan terhadap kemampuan, potensi, minat, bakat, dan kebutuhan siswa tentang matematika. Hal tersebut dimaksudkan agar terjadi interaksi optimal antara guru dengan siswa serta antara siswa dalam mempelajari matematika tersebut.

2.    Tujuan mata pelajaran Matematika
Matematika mempunyai suatu tujuan yang harus dicapai dalam pelaksanaan pembelajarannya. Dalam KTSP (2007: 143-144), mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan berikut:
  • Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau logaritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam pemecahan masalah.
  • Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika.
  • Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, meyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh.
  • Mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, table, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah.
  • Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.
Berdasarkan uraian tersebut dapat dipahami bahwa mata pelajaran matematika bertujuan mengembangkan potensi yang dimiliki siswa dalam memecahkan masalah matematika sebagai bekal kehidupan dalam masyarakat.

Semoga dapat bermanfaat....
Wassalamu'alaikum...
Source:
  • Sagala, Syaiful. 2006. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta 
  • Jatmoko. 2008. Peningkatan Motivasi Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Pada Bangun Ruang Sisi Datar Melalui Metode Everyone Is Teacher Here (Ptk Pada Siswa Kelas Viii Semester Genap Smp Negeri 2 Colomadu). Skripsi tidak diterbitkan. UMS: Surakarta 
  • Dimyati dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta 
  • ____ 2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Untuk Satuan Pendidikan  Dasar SD/MI. Jakarta: Bp. Cipta Jaya

0 comments:

Post a Comment

Thank you for visiting this blog ...
Please leave at least a comment to improve the quality of this blog.
Thank you very much....